Catatan Jamet

Kekayaan Konglomerat Indonesia Rontok – Prajogo Pangestu, Anthony Salim, Budi Hartono

Busset, bro! Tahun 2026 itu ternyata bukan cuma portofolio kita-kita yang modalnya cuma sisa THR doang yang bisa ambyar. Para konglomerat Indonesia, yang hartanya bejibun itu, ternyata ikutan nyungsep juga! Gokilnya, ada yang hartanya rontok sampe lebih dari Rp 500 triliun! Duh mak, duit segitu udah bisa buat nutupin bunga utang negara kali ya. Penasaran siapa aja yang kena badai koreksi pasar saham 2026? Cekidot!

Prajogo Pangestu: Sang Raja Cuan Barito yang Hartanya Tergerus Paling Parah

Ngeri banget sih emang sama fluktuasi pasar modal. Juara pertama yang hartanya melorot paling drastis adalah Prajogo Pangestu, pendiri Barito Pacific. Doi ini kan sempat jadi salah satu orang terkaya se-Asia Tenggara. Punya saham di BREN, BRPT, TPIA, dan banyak lagi. Awal tahun kemarin, total kekayaannya tercatat sekitar Rp 830 triliun. Eh, sekarang tinggal Rp 320 triliun doang! Artinya, hartanya berkurang Rp 509 triliun atau minus 61%. Njir, kita minus 20% aja udah susah tidur, gimana ini yang sampe 61%? Edan!

Budi Hartono: Bos Djarum Group yang Cuan-nya Ikut Kempes

Selanjutnya, ada Budi Hartono, bos besar dari Djarum Group. Udah kenal dong sama doi yang juga punya saham raksasa perbankan, BBCA? Selain itu, doi juga pegang TOWR, SSIA, dan lain-lain. Kekayaannya yang tadinya Rp 347 triliun, sekarang jadi Rp 201 triliun. Artinya, hartanya turun hampir Rp 146 triliun, atau minus 42%. Jadi, bukan cuma lu doang yang lagi nyangkut di BBCA, para sultan juga ikutan ngerasain!

Anthony Salim: Juragan Indoritel dan Grup Salim, Rugi Puluhan Triliun Juga

Gak ketinggalan, ada Anthony Salim, bos dari Indoritel dan Salim Group yang asetnya di mana-mana. Portofolio sahamnya meliputi DNET, EMTK, BUMI, dan banyak lagi. Dari Rp 288 triliun, sekarang kekayaannya jadi Rp 208 triliun. Penurunannya sekitar Rp 80 triliun atau minus 27%. Emang sih, ini penurunan paling kecil di antara trio konglomerat yang disebutin tadi, tapi tetep aja nyesek banget, Bang! Rp 80 triliun itu bukan angka receh lho!

Kenapa Sih Cuan Para Sultan Ini Bisa Rontok Parah?

Pasti ada yang nanya, “kok bisa sih saham-saham mereka pada rontok gitu?” Gini, di tahun 2026 itu, pasar saham Indonesia lagi kurang kondusif banget. Rupiah kita juga melemah gila-gilaan, bikin investor pada kabur dari pasar lokal. Saham-saham sektor energi, perbankan, sampai komoditas, semuanya pada terjun bebas. Makanya, wajar kalau valuasi aset-aset mereka ikut kena imbas.

Gimana Pelajarannya Buat Investor Receh Kayak Kita?

Yang menarik dari semua ini, walaupun hartanya udah berkurang ratusan triliun, mereka ini masih tetap masuk daftar orang terkaya Indonesia. Ini nunjukkin satu hal: di pasar saham, fluktuasi itu biasa. Kata Andry Hakim, “anggap aja itu cuma angka”. Hari ini mungkin portofolio lu nyungsep, besok-besok bisa aja mantul dan cuan lagi. Jadi, yang penting itu sabar dan tetap optimis, guys!

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x