ADHI Terjun Bebas! Rugi Bersih Rp5,4 T di 2025, Bikin Investor Auto Melongo?
Gile bener, Bro! Laporan keuangan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) tahun buku 2025 bener-bener bikin geleng-geleng kepala. Perusahaan konstruksi pelat merah ini mencatat kerugian bersih yang gak kaleng-kaleng, mencapai Rp5,4 triliun sepanjang tahun 2025.
Angka Rugi ADHI yang Bikin Pusing Tujuh Keliling
Kalo kita bedah, kerugian ini didominasi banget sama performa di kuartal keempat 2025 (4Q25). Di periode itu aja, ADHI ngerugi bersih Rp5,4 triliun. Bandingin aja, di 4Q24 cuma rugi Rp156 miliar, dan di 3Q25 ruginya cuma Rp3 miliar. Naik drastis banget kan? Ini dia yang bikin total kerugian setahun penuh 2025 jadi membengkak ke angka yang sama, Rp5,4 triliun. Padahal, tahun 2024 cuma rugi Rp87 miliar. Jadi, ini beneran kenaikan rugi yang signifikan banget, guys!
Biang Kerok Kerugian ADHI: Impairment dan Provisi Kredit yang Gak Main-Main
Lalu, apa sih sebenernya yang bikin ADHI bisa rugi segede ini? Pihak manajemen udah kasih sinyal penyebab utamanya. Ada dua hal gede yang jadi biang kerok kerugian, yang semuanya dibukukan di 4Q25:
Impairment Persediaan: Rp2,2 Triliun!
Ini adalah penurunan nilai aset persediaan. Artinya, nilai persediaan ADHI di buku perusahaan dianggap gak lagi sesuai dengan nilai sebenarnya di pasar, atau udah ada potensi kerugian dari persediaan tersebut. Gak main-main, angkanya mencapai Rp2,2 triliun!
Provisi Kerugian Kredit: Rp1,4 Triliun!
Nah, kalo yang ini adalah alokasi dana yang disisihkan perusahaan untuk mengantisipasi potensi gagal bayar dari piutang atau kredit yang udah dikasih ke pihak lain. Jadi, ADHI udah siap-siap kalau ada kredit yang macet. Angka provisinya juga gak kecil, Rp1,4 triliun.
Dua faktor ini, impairment persediaan dan provisi kerugian kredit, secara total menyumbang Rp3,6 triliun dari total kerugian yang ada. Ini nunjukin kalau ADHI lagi melakukan penyesuaian yang cukup agresif dan prudent dalam pembukuan mereka, terutama terkait proyek-proyek dan aset yang mereka miliki.
Gimana Nasib ADHI ke Depan? Investor Wajib Pantau!
Dengan kerugian yang nendang banget ini, para investor ADHI pastinya kudu lebih cermat lagi nih. Penyesuaian besar seperti impairment dan provisi ini memang bisa jadi indikator kalau perusahaan lagi membersihkan “sampah” di laporan keuangannya, yang bisa jadi basis lebih sehat di masa depan. Tapi, tentu butuh waktu dan strategi yang jelas dari manajemen untuk bisa balik lagi ke jalur profit. Tetap pantau terus ya pergerakan saham ADHI ini!

