Berita Korporasi

Saham MIDI: Laba Bersih Melesat Gak Nanggung-Nanggung di 1Q26!

Bro, lu mesti dengerin nih kabar dari Midi Utama Indonesia (MIDI)! Kinerja mereka di Kuartal 1 2026 bener-bener bikin geleng-geleng. Laba bersih mereka nembus Rp266 Miliar, gokil gak tuh? Angka segitu artinya naik +39% Year-on-Year (YoY) dan +32% Quarter-on-Quarter (QoQ). Jujur aja, hasil ini jauh ngalahin ekspektasi pasar, men. Konsensus sebelumnya cuma prediksi 31% dari target setahun penuh, eh MIDI malah udah ngebut duluan.

Divestasi Lawson Jadi Kunci Cuan?

Kenapa bisa cuan segede itu? Ternyata, kuncinya ada di divestasi Lawson pada Mei 2025 lalu. Setelah Lawson cabut, beban kerugian yang tadinya nempel langsung hilang. Jadi, laba bersih MIDI jadi lebih “murni” dan kerasa banget naiknya.

Coba deh kita bedah dikit. Kalo Lawson kita kecualikan, laba bersih MIDI di 1Q25 itu sekitar Rp230 Miliar. Nah, kalo dibandingin sama realisasi 1Q26 yang sekarang Rp266 Miliar, artinya ada pertumbuhan laba bersih +15,2% YoY. Ini nunjukkin bahwa core business MIDI emang makin mantap.

Pendapatan dan SSSG: Bikin Omset Mumbul

Dari sisi operasional, pendapatan MIDI juga gak kalah kece. Di 1Q26, pendapatan mereka tumbuh +6% YoY. Ini udah setara 26% dari estimasi konsensus untuk 2026. Yang bikin pendapatan ini ngebut adalah pertumbuhan Same Store Sales Growth (SSSG) sebesar +4,64% YoY.

Gak cuma itu, bro. Pergeseran seasonality Lebaran yang full jatuhnya di kuartal ini juga ngasih dorongan ekstra buat SSSG. Jadi wajar banget kalo gerai-gerai mereka rame dan omset ikut naik signifikan.

Margin Profit: Ada Turun, Ada Naik!

Sekarang ngomongin margin. Margin laba kotor MIDI memang sedikit turun ke 24,9% (dari 26,3% di 1Q25). Penurunan ini utamanya karena margin segmen ‘food’ yang kontribusinya 60% dari total penjualan, juga ikut turun ke 22,1% (dari 23,6% di 1Q25).

Tapi tenang aja! Di sisi lain, margin laba usaha justru melesat naik ke 5,8% (dari 4,4% di 1Q25). Ini bukti kalo MIDI jago banget ngirit biaya. Efisiensi biaya SG&A (Sales, General & Administrative) mereka parah banget, bro! Turun drastis ke 20% terhadap penjualan (dari 22,7% di 1Q25). Nah, ini yang bikin profitabilitas mereka makin kinclong.

Dengan semua data ini, MIDI menunjukkan performa yang solid di awal tahun. Jadi, buat para investor yang ngincer saham dengan potensi cuan, kinerja MIDI ini bisa jadi sinyal positif yang gak boleh dianggurin gitu aja.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x