ACES: SSSG Januari 2026 Tumbuh +1% YoY, Ada Apa dengan Daya Beli Kita?
Hai para investor kece! Udah siap nge-spill data terbaru dari ACES? Yup, PT Ace Hardware Indonesia Tbk ini baru aja merilis kinerja Same Store Sales Growth (SSSG) buat bulan Januari 2026. Angkanya sih bikin kita penasaran, soalnya cuma naik +1% YoY. Gimana nih, ada apa aja di balik angka itu? Yuk, kita bedah bareng!
SSSG ACES Januari 2026: Tipis Tapi Tetap Hijau!
Januari 2026 kemarin, babang ACES mencatat SSSG positif +1% YoY. Angka ini lumayan, apalagi kalau kita bandingin sama Desember 2025 yang minus -9,9% YoY. Nah, kalau sama Januari 2025 yang +3,4% YoY, memang sih sedikit lebih kalem. Tapi, pertumbuhan positif ini tetep jadi angin segar buat kita para pengintip saham.
Kok bisa sih cuma +1%? Tenang, bro. Kita juga perlu lihat detilnya per wilayah. Karena di sinilah cerita sebenarnya terungkap!
Daya Beli Membaik di Pulau Jawa, Luar Jawa Tetap Bikin Nyengir?
Data SSSG Januari 2026 ini nunjukkin pola yang menarik banget di tiap daerah. Ini dia spill lengkapnya:
Jakarta & Jawa Lainnya: Daya Beli Mulai Gaspol!
- Di Jakarta, SSSG ACES melesat +6,6% YoY! Gila, ini angka yang nggak kaleng-kaleng, lur.
- Wilayah Jawa di luar Jakarta juga nggak mau kalah, ikutan naik +2,2% YoY.
Kenaikan SSSG di dua wilayah ini jadi sinyal kuat kalau daya beli masyarakat mulai bangkit. Mungkin banyak yang lagi siap-siap upgrade perabotan rumah, atau lagi semangat renovasi, ya kan? Ini jadi indikasi positif banget buat prospek ACES ke depan, khususnya di pasar utama mereka.
Luar Jawa: Efek High-Base Bikin Nyengir
Beda cerita di wilayah luar Jawa. SSSG di sana justru terkontraksi -3,3% YoY. Tapi jangan langsung panik, bestie. Penurunan ini disebut-sebut karena efek high-base. Artinya, mungkin di periode yang sama tahun sebelumnya, penjualan di luar Jawa memang lagi tinggi-tingginya, jadi wajar kalau sekarang kelihatan turun.
Gimana Selanjutnya buat Investasi ACES?
Dengan SSSG yang mulai merangkak positif, terutama di pusat-pusat ekonomi seperti Jawa, ACES nunjukkin adaptasi yang lumayan. Meskipun total SSSG-nya masih tipis, pertumbuhan di wilayah utama bisa jadi indikator momentum pemulihan yang patut kita perhatikan.
Tentunya, sebagai investor bijak, kita perlu terus pantau perkembangan selanjutnya dan nggak cuma ngandelin satu data aja. Selalu Do Your Own Research (DYOR), ya!

