MBMA Gaspol! Cadangan Nikel Naik 52%, Bikin Investor Melek!
Wah, ada kabar gokil nih dari dunia pertambangan. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) lewat anak perusahaannya, PT Sulawesi Cahaya Mineral, baru aja kasih update soal cadangan dan sumber daya nikel mereka per 31 Desember 2025. Hasilnya? Bikin geleng-geleng kepala!
Cadangan Nikel MBMA Auto Cuan, Lompat 52% Lebih!
Lu wajib tahu, bro! Total cadangan bijih nikel MBMA sekarang melonjak signifikan banget, naik sampai 52% secara Year-on-Year (YoY). Angkanya tembus 358,3 juta dmt! Ini bukan kaleng-kaleng, artinya potensi nikel mereka makin gede buat digarap.
Bijih Limonite dan Saprolite: Mana yang Paling Ngegas?
Kenaikan cadangan ini didominasi sama bijih limonite yang meroket 65% YoY jadi 269,9 juta dmt. Padahal, tahun sebelumnya cuma 163,7 juta dmt. Kualitasnya juga stabil di 1,12% Ni. Gak mau kalah, bijih saprolite juga ikut naik 23% YoY, mencapai 88,4 juta dmt dengan kadar 1,59% Ni.
- Limonite: +65% YoY ke 269,9 juta dmt (1,12% Ni)
- Saprolite: +23% YoY ke 88,4 juta dmt (1,59% Ni)
Sumber Daya Ikut Meroket, Potensi Masa Depan Makin Cerah!
Gak cuma cadangan aja yang naik, sumber daya nikel MBMA secara keseluruhan juga ikutan ngegas. Ada kenaikan 4,4% YoY, dengan total jadi 958,9 juta dmt pada kadar 1,23% Ni. Ini nunjukkin kalau MBMA punya potensi jangka panjang yang solid banget di industri nikel.
Kenapa Cadangan MBMA Bisa Naik Drastis? Ini Dia Bocorannya!
Kenaikan cadangan yang fantastis ini bukan tanpa alasan. Tim MBMA melakukan optimisasi pit shell alias perencanaan tambang mereka. Mereka juga pakai asumsi harga bijih nikel dari Shanghai Metal Market yang berkisar US$22,00-56,70/wmt (buat kadar 1,2-1,5% Ni) dan harga nikel LME di US$17.625/dmt per 13 Februari 2026. Artinya, perencanaan mereka udah memperhitungkan kondisi pasar yang realistis.
Dengan update cadangan dan sumber daya yang segede ini, MBMA makin mengukuhkan posisinya sebagai pemain kunci di sektor nikel Indonesia. Investor patut melototin pergerakan saham ini!

