Saham BBCA: Update Treasuri, Jumlahnya Gak Kaleng-Kaleng!
Gila sih, kabar terbaru dari emiten sultan, BBCA atau Bank Central Asia, bikin kita auto melek nih. Sampai dengan 30 Juni 2026, BBCA dilaporkan belum ngalihin balik selembar pun saham treasuri hasil buyback mereka, bestie!
Ini artinya, ada sekitar 398,8 juta saham yang masih ngendon dan wajib dialihkan lagi. Angka yang bikin melongo, kan?
Asal-Usul Saham Treasuri BBCA: Dari Dua Program Buyback Gede
Saham treasuri ini asalnya dari dua program buyback BBCA yang memang gak kaleng-kaleng. Yuk, kita bedah satu-satu:
- Program Buyback Pertama: Sebanyak 28,3 juta saham. Harga rata-rata perolehan? Di angka Rp8.828,19 per saham. Program ini kelar pada 15 Mei 2025.
- Program Buyback Kedua: Ini lebih gede lagi, 370,5 juta saham. Dengan harga rata-rata Rp8.115,36 per saham. Program yang satu ini rampung pada 19 Januari 2026.
Total Nilai Akuisisi: Bikin Geleng-geleng Kepala!
Kalau ditotal semua, nilai perolehan saham treasuri ini mencapai sekitar Rp3,26 Triliun. Angka segitu gede, wajar banget kalau bikin para investor penasaran sama nasibnya ke depan.
Kapan Saham Treasuri BBCA Ini Bakal Dialihkan?
Nah, ini dia yang bikin kita semua penasaran. Sampai saat ini, pihak BBCA belum ngasih bocoran secara rinci soal kapan, gimana caranya, atau ke siapa saham treasuri sebanyak itu bakal dialihkan. Jadi, kita kudu sabar menanti kabar selanjutnya dari Bank Central Asia.
Yang jelas, info ini penting banget buat lo yang lagi mantau pergerakan saham BBCA di pasar modal. Tetap pantengin terus update-nya biar gak ketinggalan info cuan!

