Kabar Pasar

Melihat Dampak Penutupan PT Gunbuster Nickel Industry Terhadap Pasar Nikel Indonesia

Bloomberg  melaporkan  bahwa PT Gunbuster Nickel Industry  – yang merupakan salah satu perusahaan smelter nikel terbesar di Indonesia  – telah memangkas produksi dan hampir menutup secara total produksinya. Berita ini muncul hanya beberapa bulan setelah perusahaan induknya di China, Jiangsu Delong Nickel Industry Co., mengalami kebangkrutan. Jiangsu Delong Nickel Industry sendiri dikenal sebagai produsen stainless steel terbesar ketiga di China.

Narasumber Bloomberg mengatakan bahwa PT Gunbuster Nickel Industry telah menunda pembayaran kepada pemasok energi lokal dan tidak dapat memperoleh bijih nikel, serta telah menutup hampir semua lini produksinya sejak awal 2025. Bloomberg mencatat bahwa PT Gunbuster Nickel Industry memiliki total kapasitas produksi nickel pig iron sebesar 1,8 juta ton per tahun.

Selain PT Gunbuster Nickel Industry, Jiangsu Delong Nickel Industry juga diketahui memiliki sejumlah bisnis smelter nikel dan pabrik stainless steel di Indonesia, seperti PT Virtue Dragon Nickel Industry dan PT Obsidian Stainless Steel.

Berdasarkan laporan Reuters pada Juli 2024, salah satu faktor yang mendorong kebangkrutan Jiangsu Delong Nickel Industry adalah memburuknya kinerja joint venture milik perusahaan tersebut di Indonesia akibat penurunan harga feronikel dan meningkatnya biaya material pada akhir 2023.

Dalam laporan yang sama, Reuters juga menyebut bahwa beberapa pelaku industri memperkirakan operasional Jiangsu Delong Nickel Industry di China akan diambil alih sebagian oleh BUMN China. Analis dari konsultan CRU Group, Kevin Bai, menyatakan kepada Reuters bahwa perusahaan seperti Jiangsu Delong Nickel Industry terlalu besar untuk gagal (too big to fail) dan proses reorganisasi kebangkrutan bukanlah hal baru di China.

Dampak Pemangkasan Produksi Terhadap Pasokan Nikel

Pemangkasan produksi PT Gunbuster Nickel Industry berpotensi mengurangi suplai nickel pig iron dari Indonesia, sehingga dapat menyebabkan kenaikan harga komoditas tersebut secara global. Kita semua tahu bahwa Indonesia adalah produsen nickel pig iron terbesar di dunia. Kapasitas smelter PT Gunbuster Nickel Industry sendiri setara ~20% dari total kapasitas produksi nickel pig iron Indonesia yang mencapai 9 juta ton per tahun, berdasarkan data per 2022. Adapun harga nickel pig iron perlahan menguat +4,5% YTD.

Reaksi Pasar Saham Produsen Nikel

Pada hari ini, Jumat (21/2), harga saham produsen nikel kompak menguat, dengan NCKL +7,26% dan INCO +4,45%, sementara MBMA sempat naik +3,18% ke level 390 rupiah per lembar sebelum ditutup flat.

Kesimpulan

Pembaca yang budiman, dampak dari pemangkasan produksi oleh PT Gunbuster Nickel Industry jelas terlihat akan mempengaruhi pasar nikel global. Menaikkan harga serta mengurangi suplai di tingkat internasional adalah hal yang patut kita waspadai. Karena, dengan tingginya permintaan nikel di pasar global, setiap perubahan kecil bisa berdampak besar. Apakah Anda sudah mempertimbangkan untuk berinvestasi di sektor ini atau masih menunggu momen yang tepat? Mari kita pantau terus perkembangan lebih lanjut!

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x