Catatan Jamet

IHSG Longsor 18/05/2026 Masalah Tambang? China Protes?

Awal Pekan Udah Merah, Sektor Tambang Bikin Galau Market

Baru juga awal pekan, IHSG langsung longsor lagi, coy! Tepat di 18/05/2026, sektor tambang sama energi mendadak ambruk parah. Kayaknya minggu ini bakal makin panas nih di pasar modal, bang. Sentimen jelek masih betah nongkrong, apalagi kemaren-kemaren rame banget nih soal surat resmi dari China Chamber of Commerce ke pemerintah Indonesia. Isinya? Bikin kita semua ketar-ketir.

Investasi China di Indonesia: Dari Gas Pol Jadi Ketar-Ketir

Investor China protes keras, menyoroti beberapa poin krusial:

  • Korupsi dan pemerasan oleh oknum berwenang yang makin menjadi-jadi.
  • Royalti, pajak, denda, dan biaya ini-itu yang naik berulang-ulang tanpa alasan jelas.

Gila kan, coy? Kalo investor negara maju udah lama ogah sama birokrasi ribet dan korupsi. Tapi China? Mereka biasanya masih mau lah ‘main-main’, tinggal itung-itungan: nyogok sana-sini berapa, ngurus ini-itu keluar duit berapa. Kalo masih masuk hitungan bisnis, mereka gas terus. Eh, sekarang China aja udah mulai panik dan ngeluh. Investasi mereka di sektor tambang Indonesia emang gede banget, dari raksasa kayak Chendong di Bumi Resources sampai ke tambang kecil-kecilan. Sekarang banyak yang mulai jualan, narik investasinya, atau minimal mikir dua kali. Kalo mereka aja udah khawatir, siapa yang masih aman di bisnis sini?

Pemerintah Butuh Duit, Royalti Tambang Jadi Sasaran?

Di sisi lain, pemerintah kita lagi butuh duit gede buat nutup defisit anggaran. Pengeluaran kuartal pertama 2026 udah kelewat batas, coy. Nah, cara instan paling gampang buat nambah pemasukan? Ya naikin royalti tambang! Banyak yang bilang, “Ah, cuma naik beberapa persen doang.” Eits, jangan salah, bang. Di bisnis tambang, kenaikan segitu aja bisa langsung nyekek margin perusahaan. Produksi sama harga jual belum tentu ikutan naik, kan? Ujung-ujungnya? Laba bersih nyungsep, cash flow tipis. Investor di market gak tolol, itungan fundamental kagak masuk langsung bereaksi. Makanya saham tambang pada merah membara, ada yang jeblok puluhan persen!

Saham Tambang Nyungsep, Ada Peluang Gak Nih?

Tapi inget, di bursa, kadang reruntuhan bisa jadi kesempatan emas, coy! Di tengah badai ini, saham tambang yang menarik masih banyak. Salah satu yang lagi gue pantau pribadi adalah NCKL.

  • Valuasinya masih relatif murah.
  • Operasionalnya lumayan efisien.
  • Fokus ke nikel, komoditas penting buat baterai EV dan transisi energi jangka panjang.

Meskipun jangka pendek nikel lagi dihantam, tapi secara fundamental, nikel masih punya cerita menarik untuk masa depan, jadi ada prospek cerah di balik awan gelap ini.

Kesimpulan: Pasar Bergejolak, Jangan Sampe FOMO!

Jadi intinya: pemerintah lagi butuh duit, pejabat ‘haus’ dana, China lagi sebal, investor mulai kabur, saham-saham tambang pada ambruk berjamaah. Tapi inget, di bursa semua bisa berubah dalam sekejap. Pastinya bakal ada yang survive atau malah bangkit duluan pas sentimen balik arah. Tetap hati-hati, jangan sampe FOMO alias ikutan panik buy/sell tanpa analisis. Pantau terus pergerakan pasar, coy!

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x