ANTM: Laba 2025 Tetap Cuan Rp7,2T Meski Q4 Ada Drama One-Off! Prospek Emas-Nikel Gaspol!
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berhasil cetak laba bersih Rp7,2 triliun sepanjang 2025, melonjak gila-gilaan +98% YoY. Angka ini memang di bawah ekspektasi konsensus, apalagi di 4Q25 laba bersih cuma Rp1,2 triliun (-3% QoQ, -15% YoY). Kenapa gitu? Ada drama one-off items yang bikin beban bersih Rp750 miliar di Q4. Ini rinciannya:
- Impairment aset tetap Rp951 miliar (diduga terkait smelter PT Feni Haltim).
- Untung dari reversal provisi kasus emas batangan Rp1,43 triliun.
- Biaya regulasi Rp1,1 triliun (kayaknya buat potensi sanksi buka kawasan hutan).
- Contingent reward Rp620 miliar dari penyesuaian nilai wajar divestasi 49% PT Sumberdaya Arindo.
- Beban umum & administrasi lainnya Rp892 miliar (vs. 3Q25: Rp106 miliar) buat demobilisasi pembangkit PLN proyek Haltim.
Emas: Optimis ‘All-Time High’ Lagi di 2026, Gas Pol Pasokan Lokal!
Volume penjualan emas ANTM di 2025 memang turun ke ~37,4 ton (vs. 2024: 43,8 ton) gara-gara disrupsi Freeport Indonesia. Tapi, manajemen ANTM optimis banget volume penjualan 2026 bisa nyamain atau bahkan ngalahin rekor 2024 di 1,4 juta oz. Sampai Maret 2026, target ini on-track lho! Mereka juga targetin pasokan emas dari domestik naik jadi 50-60% di 2026 (dari AMMN, EMAS, Freeport), beda banget sama 2025 yang cuma ~40% domestik dan 60% impor. Mantap jiwa!
Nikel: Kuota Penuh, Siap Libas RKAB!
ANTM dapat kuota produksi bijih nikel penuh di RKAB 2026 sebesar 18,1 juta wmt (naik dari 16,4 juta wmt di 2025). Cash cost 2026 diproyeksi di kisaran US$21–24/wmt. Walau ada wacana revisi RKAB, ANTM santai aja karena udah dapat kuota penuh. Kenaikan Harga Patokan Mineral (HPM) nikel juga dinilai gak bakal ngaruh besar ke harga jual, lebih ke kombinasi premium dan baseline HPM. Soal bea ekspor nikel olahan? Pemerintah masih godok, ANTM belum bisa kasih detail.
Bauksit & Alumina: Smelter Mempawah Tahap Awal Udah Jalan!
Untuk bauksit, ANTM dapat kuota 4,8 juta wmt di RKAB 2026. Yang paling greget, SGAR Mempawah (ANTM pegang 40%) udah commissioning tahap pertama di 1Q26 dan kualitasnya udah sesuai standar!
Keuangan ANTM: Kas Kuat, Capex Melesat, Margin Tetap Tebal!
Likuiditas ANTM solid banget dengan kas ~Rp8 triliun. Soal dividen 2025? Tergantung pemegang saham, bos. Untuk 2026, ANTM siap gelontorin capex ~Rp7 triliun (~US$400 juta). Sebagian besar, sekitar Rp3,3 triliun, buat Project Dragon. Kalo harga minyak Brent nyentuh US$130/barrel, cash cost ANTM cuma naik ~12% tapi dampak ke laba bersih cuma 2-3%. Artinya, margin mereka tebal banget!
Hilirisasi Nikel ANTM: Proyek Dragon & Kawan-kawan, Gas Terus!
ANTM lagi ngebut di proyek hilirisasi nikel:
- Project Dragon: Finalisasi JV sama Huayou akhir 2026. Butuh tambahan bijih saprolit 7 juta wmt & limonit 3 juta wmt/tahun di 2027-2028.
- RKEF Haltim (40% ANTM, 88 ribu ton NPI): Konstruksi jalan di 4Q25, target commissioning pertengahan 2027. Bakal migrasi dari diesel ke power grid.
- HPAL Haltim (30% ANTM, 55 ribu ton MHP): Entitas JV udah berdiri. Target final investment decision (FID) 2Q26, konstruksi 2H27.
- IBC Precursor Karawang: Konstruksi kelar akhir 2026.
Ada juga potensi upside dari pembayaran tambahan CATL sebesar ~US$417 juta dari divestasi PT Sumberdaya Arindo yang bakal difinalisasi akhir 2026. Emang ANTM gak ada lawan!

