Kabar Pasar

APBN 2026 Januari: Defisit Rp54,6 T, Belanja Negara Gaspol! Kemenkeu Buka-Bukaan

Yo, bro dan sist! Udah pada ngeh belum nih sama update terbaru kinerja APBN 2026 kita per Januari? Kementerian Keuangan mencatat angka-angka yang wajib banget kita pantau. Ada defisit yang muncul di awal tahun, tapi jangan langsung panik! Mari kita bedah detailnya bareng biar makin paham kondisi keuangan negara kita.

APBN Januari 2026: Defisit Kok Muncul, Kenapa Ya?

Ternyata, di akhir Januari 2026, APBN kita udah defisit Rp54,6 Triliun, atau setara 0,21% dari PDB. Angka ini memang lebih besar dibanding Januari 2025 yang defisitnya cuma 0,09% PDB. Tapi inget, target APBN 2026 ini kan defisit 2,68% PDB, jadi masih di bawah target banget.

Keseimbangan primer kita juga defisit Rp4,2 Triliun. Nah, defisit ini terjadi karena apa? Simpelnya, belanja negara kita ngebut banget, walaupun pendapatan negara juga naik.

Pendapatan Negara Ngegas, Pajak Jadi Tulang Punggung!

Kabar baiknya, pendapatan negara hingga akhir Januari 2026 naik +9,5% YoY, mencapai Rp172,7 Triliun. Peningkatan ini utamanya didorong oleh penerimaan pajak yang performanya gokil abis, naik +30,7% YoY secara neto!

Pajak Makin Gacor, PPN dan PPnBM Jadi Bintangnya

Kenaikan pajak ini efek dari pajak bruto yang tumbuh +7% YoY. Kontributor terbesarnya? Siapa lagi kalau bukan PPN dan PPnBM yang naik +7,7% YoY. Plus, restitusi pajak juga kontraksi -23% YoY, kebanyakan dari sektor perdagangan. Mantap banget sih ini kinerja pajak kita!

Belanja Negara Digaspol: Program Prioritas "Makan Bergizi Gratis" Jadi Pemicu Utama

Nah, ini dia alasan kenapa defisit muncul. Belanja negara kita melesat jauh, naik +25,7% YoY, mencapai Rp227,3 Triliun. Angka ini tertinggi lho untuk realisasi belanja bulan Januari, setidaknya sejak tahun 2019!

Kementerian Keuangan menjelaskan, akselerasi belanja di Januari 2026 ini tujuannya mulia banget: buat mendukung program-program prioritas, menjaga daya beli masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kita di kuartal pertama tahun ini.

Program Makan Bergizi Gratis: Mesin Pendorong Belanja K/L

Peningkatan belanja ini paling signifikan terlihat di belanja kementerian/lembaga (K/L). Penyebab utamanya? Program "Makan Bergizi Gratis" yang udah terealisasi Rp19,5 Triliun di Januari 2026! Bandingin sama Januari 2025 yang cuma Rp45,2 Miliar, beda jauh banget kan?

Pemerintah sebelumnya memproyeksikan total belanja di 1Q26 sekitar Rp809 Triliun. Realisasi Januari 2026 ini berarti udah sekitar ~28% dari estimasi tersebut. Gak kaleng-kaleng deh pemerintah ngegas belanjanya!

Jadi, defisit di awal tahun ini memang karena belanja negara yang digaspol untuk berbagai program penting. Kita pantau terus ya perkembangan selanjutnya! Stay updated, cuaners!

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x