ASII: Penjualan Mobil Maret 2026 Anjlok, Market Share Astra Goyang Kenceng?
Pusing mikirin pasar otomotif? Sini, gw bantu bedah angka penjualan mobil ASII, alias Astra International, buat bulan Maret 2026 dan kuartal pertama. Angkanya lumayan bikin melongo lho, bro. Penjualan mobil ASII terpantau turun drastis, bahkan lebih dalam dari rata-rata industri. Nah, gimana nih prospeknya? Yuk, kita cek faktanya.
Penjualan Maret 2026: ASII Nggak Ada Ampun?
Berdasarkan data terbaru dari Astra, penjualan wholesales mobil ASII di Maret 2026 cuma tembus 28.666 unit. Angka ini jelas nggak main-main penurunannya:
- Turun 24% secara Year-on-Year (YoY)
- Dan anjlok 25% secara Month-on-Month (MoM)
Ini bukan kabar baik, apalagi kalo dibandingin sama industri otomotif secara keseluruhan. Penurunan industri sih sekitar 14% YoY dan 25% MoM, artinya ASII lebih parah penurunannya.
Imbasnya apa? Tentu saja, market share ASII jadi ikut goyang. Di Maret 2026, pangsa pasar Astra ada di level 46,8%. Angka ini jauh di bawah Maret 2025 yang masih di 53,1%, dan bahkan sedikit turun dari Februari 2026 di 46,9%. Perlu diwaspadai banget nih, karena market share yang turun bisa ngaruh ke kinerja jangka panjang.
Siapa Biang Kerok Penurunan Ini?
Kalo lu tanya merek mana yang paling banyak nyumbang penurunan, ini dia jawabannya:
- Daihatsu: Penjualannya anjlok 32% YoY dan 34% MoM. Ini jadi salah satu pendorong utama penurunan ASII.
- Toyota + Lexus: Merek premium ini juga nggak luput, dengan penurunan 20% YoY dan 20% MoM.
Jadi, penurunan ASII di Maret 2026 ini bukan cuma karena satu merek doang, tapi memang menyeluruh di lini produk mereka. Ini nunjukkin tantangan yang lebih besar di pasar.
Kumulatif Kuartal 1 2026: Masih Bikin Deg-degan
Secara kumulatif, penjualan wholesales mobil ASII selama Kuartal 1 2026 totalnya 101.613 unit. Angka ini turun 8% YoY dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Market share ASII di 1Q26 juga ikut tergerus jadi 48,6%, dibanding 53,9% di 1Q25.
Penurunan market share dari awal tahun ini jelas jadi PR gede buat manajemen ASII ke depannya. Para investor wajib banget perhatiin ini. Gimana menurut lu, apakah ASII bisa nge-gas lagi di kuartal berikutnya?

