BMRI Makin Gacor! Laba Bank Mandiri Melesat di Awal Tahun 2026
Kinerja Bank Mandiri BMRI di awal 2026 ini beneran bikin melongo, cuy! Gimana enggak, laba bersih yang mencatatkan untuk bank only di bulan Februari 2026 itu sentuh angka Rp4,2 triliun. Angka ini naik 17% dibanding tahun sebelumnya (YoY), meskipun ada koreksi tipis 10% dari bulan Januari (MoM). Tapi santuy, secara kumulatif selama dua bulan pertama 2026 ini, laba bersih bank only Bank Mandiri udah tembus Rp8,9 triliun! Kenaikannya juga nggak kalah gokil, 17% YoY. FYI, angka ini udah setara 15,5% dari estimasi konsolidasi konsensus buat setahun penuh 2026, lho. Bandingkan sama periode yang sama tahun 2025 yang cuma 13,5% realisasi konsolidasi. Udah keliatan kan kalau BMRI ini nggak kaleng-kaleng!
Ada Apa di Balik Cuan Jumbo BMRI?
Pasti pada penasaran kan, kenapa Bank Mandiri bisa se-gaspol ini? Ada dua faktor utama yang bikin laba bersihnya ngacir:
1. Kredit Bank Mandiri Gaspol, PPOP Ikutan Melesat!
Salah satu pendorong utama cuan BMRI adalah pertumbuhan kreditnya yang antigalau. Per akhir Februari 2026, pertumbuhan kredit Bank Mandiri udah mencapai +16% YoY! Goks! Dengan kredit yang terus
2. Beban Provisi Turun Drastis, Bikin Lega!
Selain pendapatan yang naik, Bank Mandiri juga berhasil menekan beban provisinya. Bayangin aja, di Februari 2026, beban provisi turun -29% YoY! Kalo diliat dua bulan pertama, penurunannya juga signifikan, -26% YoY. Penurunan beban provisi ini jelas banget bikin laba bersih auto terangkat. Ini bisa jadi indikasi kalau kualitas aset BMRI makin oke dan risiko kredit bisa dikelola dengan lebih baik. Mantap jiwa!
Jadi, dengan pertumbuhan kredit yang

