Cuan Dividen April 2026: Puluhan Saham Siap Goyang, Ini Kandidat Yield Paling Gacor!
Bro, siap-siap! Bulan April 2026 ini ternyata masih menyimpan banyak potensi buat para pemburu dividen. Ada puluhan saham yang diprediksi bakal ngasih cuan lewat pembagian dividen. Nah, kalau lu penasaran siapa aja yang paling hot dan bisa kasih yield tinggi, terusin baca sampe abis!
3 Kandidat Saham Dividen High Yield yang Wajib Lu Lirik
Dari hasil utak-atik data, ada beberapa saham yang punya potensi dividend yield super tinggi dan belum bagi dividen. Tiga teratas yang bisa bikin dompet lu makin tebel ini, antara lain:
1. EMTK: Booming Berkat Jualan GRAB?
Saham EMTK nih, bro! Mereka catat laba bersih jumbo abis gara-gara divestasi kepemilikan saham di GRAB. Kita asumsikan aja dividend payout ratio-nya bisa tembus 100 persen. Kalau gitu, total dividennya bisa sekitar Rp105 per saham, yang artinya dividend yield bisa nyentuh 12 persen dari harga per 10 April 2026! Gila, kan?
Kenapa asumsi 100 persen? Kita lihat track record EMTK dua tahun terakhir yang sering banget bagi dividen di atas 100 persen laba bersih. Plus, posisi cashflow mereka juga tebel banget, sekitar Rp22,42 triliun, jadi potensi bagi dividen Rp6,78 triliun dari tahun buku 2025 itu realistis banget.
Tapi, ada risiko juga nih. Skenario terburuk, dividennya maksimal Rp2 triliun (ngikutin tahun 2024). Kalau kejadian, dividen per sahamnya cuma sekitar Rp27 (udah dipotong interim Rp5), dan yield-nya cuma 3 persen. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) EMTK sendiri bakal digelar 21 Mei 2026, jadi pantau terus!
2. LPPF: Dividennya Udah Ada Angka Pasti!
Next, ada saham LPPF. Manajemen mereka udah ngusulin dividen Rp250 per saham buat tahun buku 2025. Ini artinya payout ratio sekitar 78 persen, dan yield bisa nyampe 13,23 persen dengan harga penutupan per 10 April 2026. Angka yang bikin ngiler, kan? RUPS LPPF dijadwalin tanggal 15 April 2026, catet tanggalnya, lur!
3. CINT: Yield Potensial tapi Penuh Misteri?
Terakhir, ada saham CINT. Diprediksi bisa bagi sekitar 63 persen dari laba bersih, jadi Rp18,9 per saham. Kalau dihitung pake harga pasar per 10 April 2026, yield-nya bisa nembus 9,26 persen.
Tapi, perlu dicatat, payout ratio CINT ini lumayan labil, bro. Dalam beberapa tahun terakhir, rentangnya lebar banget, dari 25 sampai 118 persen. Kita sih pake asumsi 63 persen, sama kayak 2024, apalagi kinerja keuangannya juga lagi ngegas abis. Posisi cash mereka di akhir 2025 sekitar Rp59 miliar (laba bersih 2025 sekitar Rp30 miliar) jadi pembagian dividen segitu masih sangat mungkin.
Proyeksi vs. Realita Dividen Maret-April 2026: Ada yang Bikin Kaget!
Sepanjang Maret-April 2026, udah ada 14 saham yang ngumumin dividennya. Dari proyeksi awal yang kita buat, ada beberapa yang meleset jauh banget, baik ke atas maupun ke bawah. Cekidot!
1. TEBE: Gak Disangka, Malah Bagi Dividen Jumbo!
Awalnya, kita kira TEBE gak bakal bagi dividen setelah diakuisisi Haji Isam, apalagi interim dividen juga absen. Eh, ternyata TEBE malah ngumumin dividen Rp156 per saham dengan payout ratio tembus 151 persen! Boom banget, kan?
2. ROTI: Payout Ratio-nya Gila-Gilaan!
Saham ROTI kita proyeksi maksimal bagi dividen 100 persen laba, atau sekitar Rp41 per saham. Tapi, kenyataannya, ROTI bagi dividen Rp80 per saham dengan rasio 195 persen dari laba! Emang sih, ROTI ini hobi banget bagi dividen di atas 100 persen sejak 2020, tapi tetep aja, kali ini ngagetin!
3. CNMA: Total Dividen Lebih Tinggi dari Ekspektasi
Saham CNMA ngasih dividen final Rp7 per saham, jadi totalnya Rp12 per saham (udah termasuk interim Rp5). Kita sih awalnya proyeksi 100 persen dari laba bersih, sekitar Rp8,46 per saham (setelah interim Rp3,46). Tapi, realitanya, CNMA bagi dividen 141 persen dari total laba bersih. Joss!
4. MEGA: Payout Ratio di Luar Nalar!
Saham MEGA juga bikin geger dengan payout ratio di luar kebiasaan, nembus 119 persen dari laba bersih jadi Rp171 per saham. Biasanya, MEGA cuma bagi sekitar 40-70 persen aja. Kita pun proyeksi di level terendah 40 persen (Rp57,2 per saham), tapi ternyata mereka gaspol di atas 100 persen!
5. NISP: Beda Sendiri, Malah Potong Dividen!
Nah, kalau NISP ini lain cerita. Saat yang lain pada ngegas payout ratio, NISP malah motong setengahnya, jadi cuma 20 persen doang! Alhasil, dividennya cuma Rp45 per saham. Padahal, ekspektasi kita, NISP bakal bagi sekitar 40 persen dari laba bersih. Sedikit boncos di sini buat para pemburu dividen NISP!
Momen cum-date saham-saham dividen ini penting banget. Bukan cuma buat dapetin hak dividen, tapi juga sebagai batas akhir buat lu yang mau ambil untung sebelum ex-date. Jadi, selalu pantau jadwalnya ya, biar gak ketinggalan kesempatan cuan!

