Harga Minyak Brent Auto Ngacir! Ini Dia Biang Keroknya, Jangan Sampai Lu Kaget!
Harga minyak Brent kontrak Mei 2026 kemaren, Kamis (12/3), bikin kaget! Tercatat melesat +6,7%, nangkring manis di angka US$98,1/barrel. Kenaikan ngebut ini dipicu dua drama yang lagi panas-panasnya di tengah konflik geopolitik AS-Israel versus Iran. Jadi, apa sih yang bikin market langsung deg-degan lagi? Cekidot, bro!
IEA Turun Tangan: Ngelepas Cadangan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah!
Salah satu biang keroknya adalah keputusan International Energy Agency (IEA). Pada Rabu (11/3), IEA sepakat ngelepas cadangan minyak gila-gilaan, sebanyak 400 juta barrel! Ini bukan kaleng-kaleng, gaes, ini pelepasan cadangan minyak terbesar sepanjang sejarah IEA! Tujuannya jelas, biar harga minyak yang lagi nge-gas ini bisa diredam, alias biar ga makin auto naik terus.
Iran Ngamuk: Ancaman Minyak Bisa Tembus US$200/Barrel!
Tapi, di sisi lain, Iran malah makin bikin panas suasana. Di hari yang sama, Rabu (11/3), tiga kapal dilaporkan kena proyektil di area strategis Selat Hormuz dan Teluk Persia. Ini terjadi setelah Garda Revolusi Iran ngasih warning bakal nembaki kapal-kapal yang dianggap ga nurut perintah mereka.
Bukan cuma itu, juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaqari, dengan tegas bilang, Iran ogah banget ngizinin pengiriman minyak buat AS, Israel, dan sekutunya. Malah, dia ngancem kalau harga minyak berpotensi melambung gila-gilaan sampai US$200/barrel! Ini sih namanya bikin panik market global.
Kenapa Market Masih Gelisah Meski IEA Udah Action?
Meskipun IEA udah turun tangan dengan pelepasan cadangan minyak terbesar, kenaikan harga minyak hari itu nunjukkin kalau market masih super khawatir sama prospek pasokan. Kenapa? Karena Selat Hormuz itu penting banget! Kalau sampai ketutup, pasokan sekitar 20 juta barrel per hari itu bisa ambyar semua.
Nah, cadangan minyak 400 juta barrel yang dilepas IEA itu, walau gede, ternyata menurut analisis Macquarie, cuma setara sama 16 hari volume minyak yang biasa lewat Selat Hormuz! Jadi, ya, masih jauh banget dibanding potensi kehilangan pasokan harian. Makanya, market masih nungguin detail jadwal dan kecepatan pelepasan harian cadangan IEA ini.
Sebagai info tambahan aja nih, negara-negara anggota IEA itu total nyimpen cadangan minyak sekitar 1,2 miliar barrel, plus ada cadangan komersial wajib 600 juta barrel. Tapi tetep aja, kalau drama geopolitik ini makin runcing, potensi harga minyak melambung tinggi itu nyata.
Jadi, buat lu yang lagi ngulik investasi atau sekadar mantau ekonomi, harga minyak ini perlu banget lu pantengin terus. Fluktuasinya bisa bikin kantong kita ikutan goyang!
