Berita Korporasi

INTP: Volume Penjualan Semen Sempat Ngadat di Maret, Tapi Q1 Udah Ngebut Lagi!

Analisis terbaru dari manajemen Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) kasih signal menarik nih, terkait dinamika volume penjualan semen di industri. Siap-siap dengerin, karena ada up-down yang bikin kita mikir.

Volume Penjualan Semen di Maret 2026: Efek Libur Lebaran

Catet nih, di bulan Maret 2026, volume penjualan semen di seluruh industri tercatat turun 3% secara Year-on-Year (YoY). Tapi, santai dulu, cuy! Penurunan ini dipengaruhi banget sama efek pergeseran libur Lebaran tahun ini. Jadi, bukan karena permintaan lagi loyo parah, cuma karena ada faktor musiman doang.

Kinerja Kuartal I 2026: Melesat Setelah Sempat Loyo

Tapi jangan keburu panik liat data Maret doang. Kalau kita lirik data kuartal pertama 2026 (1Q26) secara total, volumenya malah naik 5% YoY! Ini jelas lonjakan signifikan banget lho, apalagi kalau kita bandingin sama 1Q25 yang waktu itu sempat anjlok 8% YoY. Artinya, industri semen lagi gaspol dan ada sinyal recovery positif yang gak main-main.

Segmentasi Penjualan: Siapa yang Jadi Primadona?

Nah, kalau kita bedah dari sisi segmentasi, ada perbedaan menarik. Penjualan semen kantong (atau semen sak) se-industri itu naik 7% YoY selama 1Q26. Ini nunjukkin kalau permintaan dari sektor retail atau proyek-proyek skala kecil menengah lagi rame banget.
Sebaliknya, penjualan semen curah (bulk) malah agak melandai 1% YoY. Penurunan tipis ini bisa jadi sinyal bahwa proyek-proyek infrastruktur besar yang biasanya pakai semen curah, mungkin ada yang lagi slow down atau prosesnya belum se-gaspol yang lain.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x