Berita Korporasi

Kinerja Saham BUMI 2025: Laba Meroket, Margin Gaspol!

Anak sultan di bursa, saham BUMI lagi bikin heboh! Laporan keuangan terbarunya menunjukkan sinyal positif, terutama buat lu yang pantengin prospek BUMI ke depan. Gimana enggak, laba bersih di 2025 naik gila-gilaan, bro! Yuk, kita bedah apa aja yang bikin kinerja emiten batubara ini makin kinclong.

Laba Bersih & Margin Bikin Melongo!

Kinerja BUMI di tahun 2025, khususnya di kuartal keempat (4Q25), beneran ngagetin. Gimana enggak, di 4Q25 aja laba bersihnya mencapai US$52 juta! Bandingkan nih sama kuartal sebelumnya (3Q25) yang cuma US$9 juta. Bahkan, di 4Q24 masih rugi US$55 juta. Ini sih namanya comeback yang epik banget!

Total laba bersih BUMI sepanjang tahun 2025 tembus US$81 juta. Angka ini melonjak +20% dari tahun sebelumnya. Kenaikan laba ini ditopang banget sama ekspansi margin laba kotor yang signifikan. Di 4Q25, margin laba kotornya melesat ke 22,7% dari sebelumnya 15,1% di 3Q25. Untuk setahun penuh 2025, marginnya juga naik jadi 17,5% dari 12,5% di 2024. Mantul abis kan?

Faktor Pendukung Cuan BUMI

Ada beberapa alasan kenapa laba BUMI bisa sejago ini. Ini dia poin-poinnya, biar lu paham:

  • Penjualan Emas Naik Drastis: Penjualan emas BUMI di 4Q25 naik +5% QoQ, dan sepanjang 2025 bahkan melesat +53% YoY. Kalo harga emas lagi bagus, ya auto cuan lah!
  • Beban Royalti Turun: Beban royalti di 4Q25 turun -5% QoQ, dan sepanjang 2025 juga turun -17% YoY. Hemat biaya, laba makin gede!
  • Stripping Ratio Arutmin Lebih Efisien: Rasio kupas tambang Arutmin Indonesia jadi lebih irit, di 4Q25 cuma 5,8x dari 7,1x di 3Q25. Setahun penuh 2025 juga turun jadi 6,6x dari 7,1x di 2024. Efisiensi operasional nih namanya.

Nggak cuma itu, laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama juga ikutan naik, terutama di 4Q25 mencapai US$43 juta. Walaupun secara tahunan (2025) turun, kenaikan di kuartal terakhir ini disokong keuntungan one-off dari Darma Henwa (DEWA). Kontribusi DEWA aja ke laba asosiasi di 4Q25 tembus US$30 juta, gila kan?

Prospek Cerah dari Proyek Baru BUMI

Ke depan, BUMI tampaknya punya kartu AS lagi buat terus ngegas. Menurut Group Head of Corporate Communications & CSR Bumi Resources, Renno Wicaksono, kepada Katadata, BUMI udah teken kontrak jual beli (offtake agreement) selama 7 tahun dengan Glencore. Kontrak ini buat 100% hasil tambang Wolfram Limited di Mt. Carlton. Wah, ini sih jaminan penjualan jangka panjang!

Proyek tembaga-emas Wolfram di Mt. Carlton ini juga ditargetkan mulai produksi di 2026. Prediksinya, bisa menghasilkan 12-15 ribu ton copper equivalent. Kebayang kan gimana potensi cuan BUMI kalau proyek ini jalan sesuai rencana? Investor wajib pantau terus nih.

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x