Minyak Dunia Loncat +3,8%: Drama Geopolitik Timur Tengah Bikin Bursa Asia Merah Merona
Harga minyak Brent tiba-tiba ngacir! Senin pagi kemarin, harganya langsung melonjak +3,8% ke level sekitar US$116,9/barrel, dan stabil di US$115,4/barrel di sore harinya. Kenapa? Karena muncul lagi drama kekhawatiran pasokan energi global, terutama gegara serangan rudal dari militan Houthi ke Israel akhir pekan lalu. Serius nih, Houthi udah ancam bakal terus nyerang sampai Israel berhenti ganggu Iran dan sekutunya.
Houthi Bikin Pasar Minyak Global Ketar-Ketir
Keterlibatan Houthi di konflik regional ini bisa jadi risiko baru buat pasar minyak dunia, bro! Bloomberg melaporkan, meski belum terang-terangan bilang mau nargetin kapal di Laut Merah selatan, kelompok ini punya kemampuan buat ngelakuinnya. Inget kan, di tahun 2023 aja mereka pernah bikin Laut Merah hampir mati buat pengiriman Barat, pas perang Palestina-Israel memanas? So, potensi gangguan jalur pasokan minyak ini bener-bener bikin investor waspada.
Bursa Asia & AS Merana, IHSG Ikut Loyo
Efek domino dari situasi ini langsung kerasa di bursa saham. Bursa Asia kompak merah semua, Senin kemarin. Nikkei anjlok -3,09%, Kospi -2,97%, dan ASX 200 -0,72%. Ini ngelanjutin pelemahan bursa saham AS Jumat kemarin, di mana S&P 500 tumbang -1,67%, jadi level terendah dalam 7 bulan, dan udah merah 5 minggu berturut-turut. Di tanah air, IHSG juga ikutan melemah -0,08%, padahal sempat anjlok sampai -2,14% pas intraday. Cukup bikin nyess hati investor lokal, ya kan?
Drama Politik AS-Iran: Damai atau Makin Panas?
Di tengah kegaduhan, ada kabar dari Presiden Donald Trump Minggu malam. Doi bilang AS dan Iran udah ketemu “langsung dan tidak langsung,” bahkan puji pemimpin baru Iran “sangat masuk akal.” Ini muncul setelah Pakistan, yang jadi jembatan antara AS dan Iran, bilang siap jadi tuan rumah pembicaraan damai. Tapi, di sisi lain, Iran malah ngasih peringatan keras: serang tentara AS kalau coba-coba masuk wilayah Iran. Ini barengan sama laporan makin banyaknya pasukan AS di Timur Tengah. Jadi, mau adem atau malah makin panasss nih?
Investor wajib banget pantau terus perkembangan geopolitik ini, karena efeknya bisa bikin pasar finansial makin volatil. Jangan sampai salah langkah, ya!
