Catatan Jamet

Saham Telkom TLKM – Laba Palsu 5 Triliun

Geger di jagat perfinansialan! Nama besar sekelas Telkom (TLKM) yang kita kira kokoh, lagi santer banget dituding ada kasus ‘laba palsu’ sampai triliunan rupiah. Wadidaw, gimana gak bikin pusing investor kan? Katanya, ada skandal dugaan transaksi fiktif yang niatnya buat manikin laba perusahaan biar keliatan cakep di laporan. Gak main-main, angkanya bisa tembus Rp5 triliun lebih! Ini dia nih yang wajib lu simak biar gak ketinggalan info.

Ada Apa Dengan Telkom (TLKM)? Skandal Laba Fiktif Triliunan

Tuduhan serius ini awalnya datang dari seorang wartawan senior, Agustinus Edy Kristianto, yang ngangkat isu dugaan manipulasi laba lewat transaksi fiktif. Modusnya beragam, bos! Mulai dari proyek yang cuma ada di atas kertas alias barang zonk, sampai ngegede-gedein piutang, ada indikasi kolusi sama vendor, bahkan main cantik lewat anak perusahaan. Kabar burungnya, ada sekitar 140 transaksi di segmen enterprise yang isinya mah nol besar. Pokoknya, angka-angka itu dipoles biar laporan keuangan Telkom keliatan kinclong abis!

Digarap Otoritas Mana Aja Nih?

Ini bukan cuma gosip warung kopi, lur! Kasus ini udah bikin otoritas di dua negara ikut turun tangan.

Amerika: SEC & DOJ Turun Tangan!

Karena Telkom juga listed di bursa Amerika, mereka gak bisa lepas dari pantauan. Sejak tahun 2023, Telkom lagi diinvestigasi sama dua badan penting di AS, yaitu SEC (Securities and Exchange Commission) dan DOJ (Department of Justice). Awalnya dari kasus BTS Kominfo, tapi merembet ke mana-mana, kayak pengakuan pendapatan, laporan keuangan, sampai ke urusan piutang bermasalah. Di laporan resmi mereka ke bursa Amerika (Form 6-K), Telkom ngaku sendiri lho soal ini. Bahkan, ada sekitar Rp1,94 triliun piutang yang tadinya dianggap bisa ditagih, eh sekarang direklasifikasi jadi ambyar alias dianggap gak bisa ditagih lagi. Kan bikin geleng-geleng kepala!

Dalam Negeri: Kejaksaan Juga Ikutan!

Di Indonesia sendiri, gak kalah panas! Kejaksaan Tinggi udah menetapkan 9 tersangka terkait dugaan pembiayaan fiktif senilai Rp431 miliar buat periode 2016-2018. Ini nunjukkin kalo masalah internal Telkom ini emang bukan kaleng-kaleng dan perlu dibersihin sampai ke akar-akarnya.

Respon Telkom & Pelajaran Buat Kita

Telkom sendiri udah mengakui ada kelemahan kontrol internal di dalam perusahaan. Mereka bilang lagi kerja sama kok sama otoritas di Indonesia (KPK, Polri, Kejaksaan) buat bersih-bersih BUMN. Tapi, Telkom juga ngeyakinin kalo ini semua gak ada dampak material ke total keuangan perusahaan. Artinya, perusahaan gak bakal langsung nyungsep cuma gara-gara kasus ini. Namun, kita jadi tahu kalo ada praktik-praktik lama yang dipakai buat “mempercantik angka” laporan keuangan.

Sekarang yang jadi pertanyaan besar: akankah kasus ini cuma berhenti di level bawah, atau bakal nyeret para petinggi yang di atas-atas? Kita tunggu aja kelanjutannya. Yang jelas, ini jadi ujian besar buat transparansi BUMN kita. Buat lu para investor atau calon investor, ini jadi pengingat keras. Selalu cermat dan kritis karena di market, kadang yang keliatan solid dari luar, dalemnya belum tentu rapi jali!

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x