Catatan Jamet

Sandiaga Uno & Grup Adaro

Lu mungkin kenal Sandiaga Uno sebagai mantan pejabat atau politisi, tapi kalo soal urusan cuan, dia itu investor sejati, bro! Setelah keliling di panggung politik, Pak Sandi balik lagi ke habitat aslinya: dunia bisnis. Coba deh intip laporan LHKPN-nya, aset dia itu belasan triliun rupiah. Gila gak tuh?

Sandiaga Uno: Dalang di Balik Saratoga Investama Sedaya

Mainan utamanya Pak Sandi itu ada di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Dia pegang sekitar 21% saham di perusahaan holding kece ini. Artinya apa? Saratoga ini ibarat induk semang yang punya banyak anak perusahaan dengan investasi gede-gedean.

Perusahaan holding ini fokus banget di sektor strategis kayak sumber daya alam, infrastruktur, sama konsumer. Total aset investasinya aja, berdasarkan data terkini, bisa lebih dari 50 triliun! Isinya? Saham-saham jumbo kayak:

  • PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)
  • PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (AADI)
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Jadi, lewat Saratoga, Sandiaga Uno punya cengkeraman kuat di banyak saham tambang. Gak cuma itu, dia juga punya kepemilikan langsung sekitar 2% di saham ADRO dan ADMI. Ini bukti kalo dia emang pemain lama, gaes!

Adaro Group: Kisah Sukses Investasi ala Sandiaga dan Boy Thohir

Nah, ini yang bikin menarik. Sandiaga Uno emang deket banget sama Grup Adaro-nya Boy Thohir. Kalo flashback ke tahun 2005, Saratoga Investama bareng Boy Thohir dan investor lainnya, patungan buat beli Adaro dari perusahaan Australia. Sejak itu, Adaro melesat jadi raksasa tambang.

Sebelum Sandiaga nyemplung ke politik, dia bahkan pernah jadi direktur di ADRO. Ini nunjukkin kalo gaya investasinya bukan cuma ikut-ikutan. Sandiaga punya filosofi investasi fundamental dan dividend play. Dia bukan tipikal yang suka goreng-goreng saham, tapi fokus di perusahaan yang punya pondasi kuat dan bagi dividen rutin. Contohnya? Dividen ADRO yang pernah tembus 12%, lumayan banget kan?

Adaro: Konglomerat Anti Nyungsep dengan Visi Green Energy

Adaro Group juga gak mau ketinggalan zaman. Mereka lagi gaspol dengan strategi pemisahan bisnisnya atau rebranding. Ada yang fokus ke Batubara, ada juga yang digarap buat clean energy. Ini mereka lakukan buat nunjukkin ke dunia kalo Adaro juga punya bisnis energi yang green dan sustainable. Tujuannya jelas, biar makin mudah masuk radar investasi global.

Yang paling patut diacungi jempol dari Grup Adaro, meskipun saham konglomerat, mereka gak ugal-ugalan kayak yang lain. Valuasinya selalu masuk akal, dan corporate governance-nya rapih. Beda jauh sama saham konglo yang suka tiba-tiba nyungsep tanpa sebab jelas. Adaro ini contoh konglomerat yang bertumbuh solid dan punya visi ke depan. Jadi, kalo lu mau belajar investasi, coba deh intip pergerakan para bos ini!

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x