Kabar Pasar

Unilever Indonesia Resmi Jual Bisnis Es Krim Senilai 7 Triliun Rupiah

Pada 25 November 2024, Unilever Indonesia (UNVR) mengumumkan perjanjian penting: penjualan bisnis es krim yang mencapai nilai sekitar 7 triliun rupiah (tidak termasuk PPN). Jika Anda penasaran dengan dampak transaksi ini, kami telah merangkum beberapa poin penting yang dapat menjadi pertimbangan bagi investor.

Poin-Poin Penting dari Transaksi Penjualan

  • Kontribusi Bisnis Es Krim dan Pertumbuhan Negatif – Selama periode 2019-2023, lini bisnsi es krim mencatatkan pertumbuhan penjualan yang negatif dengan -2% CAGR. Market share bisnis es krim UNVR juga mengalami penurunan dari 69,2% di 2019 menjadi 61,9% pada 9M24. Meskipun penjualan bisnis es krim turun, angkanya masih lebih baik dibandingkan dengan penurunan keseluruhan bisnis UNVR yang mencapai -2,6% CAGR pada periode yang sama.
  • Profitabilitas yang Terus Menurun – Laba bersih dari bisnis es krim menunjukkan penurunan yang signifikan, dari 11,1% pada 2019 menjadi 7,2% pada 2023. Ini menunjukkan adanya tantangan berat yang dihadapi bisnis tersebut. Laba bisnis es krim diperkirakan sebesar 264 miliar rupiah pada 2023, yang mengindikasikan valuasi transaksi jual beli ini adalah 26,5x P/E.
  • Peluang Dividen Tambahan dan Yield Menarik – Setelah penyelesaian transaksi, UNVR berencana untuk membagikan hasil bersih langsung kepada pemegang saham dalam bentuk dividen tunai. Laporan keuangan proforma menunjukkan UNVR diperkirakan mencatat laba sebesar 3,8 triliun rupiah (setelah pajak). Jadi, dengan total yang dibagikan sebagai dividen, para pemegang saham dapat menikmati potensi dividend yield sekitar 5,3%, yang dihitung berdasarkan harga saham UNVR yang tercatat pada penutupan bursa di 1.870 rupiah per lembar.

Kepentingan Strategis dari Divestasi

Kami menilai rencana penjualan bisnis es krim ini adalah langkah positif bagi UNVR. Menghadapi berbagai tantangan, termasuk penurunan di sektor es krim, langkah ini memungkinkan perusahaan untuk fokus pada inti bisnisnya. Valuasi transaksi di 26,5x P/E tergolong premium, mengingat kinerja yang diprediksi negatif dan profitabilitas yang tertahan. Sebagai perbandingan, CAMP diperdagangkan dengan valuasi 21,4x P/E. Hal ini menunjukkan komparatif antara kedua perusahaan yang bisa menjadi panduan bagi investor.

Saat artikel ini ditulis, harga saham UNVR ditutup naik 1,34% menjadi 1.895 rupiah per lembar. Sekali lagi, kami sarankan Anda untuk tetap mengikuti perkembangan ini dan bersiap untuk RUPS yang akan dilaksanakan pada 14 Januari 2025 untuk menyetujui transaksi ini.

Kesimpulan

Penjualan bisnis es krim oleh Unilever Indonesia tidak hanya mengindikasikan strategi divestasi yang cerdas, tetapi juga membuka peluang baru bagi perusahaan untuk berfokus pada sektor bisnis yang lebih menguntungkan. Dengan potensi dividen yang menarik dan risiko yang terukur, langkah ini bisa menjadi angin segar bagi para investor. Mari kita lihat bagaimana UNVR memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kinerjanya di masa depan!

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x