Briefing Pasukan

24 Juli 2026 Market global lagi agak merah

Wall Street tutup melemah:
Dow Jones -0,97% S&P 500 -1,21% Nasdaq -2,15%

Tekanan datang dari sektor teknologi karena investor mulai mempertanyakan besarnya belanja AI perusahaan besar. Ditambah tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali memanas.

Minyak naik lagi:
Brent tembus sekitar USD100/barrel karena kekhawatiran gangguan supply energi.

Efeknya:
Yield US Treasury naik, USD menguat, dan kondisi market global jadi lebih ketat.

🇮🇩 Indonesia

IHSG kemarin ikut tertekan (-0,30%) dengan asing mencatat net sell sekitar Rp1,22 triliun.

Bank Indonesia memutuskan mempertahankan BI Rate di 5,75%.

Artinya BI memilih jalan tengah:
Tetap menjaga Rupiah
Tapi gak terlalu menekan likuiditas ekonomi

BI masih punya senjata lain:
intervensi kurs, menjaga daya tarik SBN/SRBI, dan mendorong likuiditas perbankan.

Kesimpulan

Saat ini market masih bermain di antara dua ketakutan:

Global:
Fed, USD, geopolitik, harga minyak

Lokal:
Rupiah, aliran asing, pertumbuhan kredit

Pantau sektor yang kuat, simpan amunisi.

🔥 Salam Fundamental!

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x