Berita Korporasi

Kinerja Luar Biasa Blue Bird di 2024: Apakah Saham BIRD Layak Dibeli?

Pada 2024, PT Blue Bird Tbk (BIRD) telah menunjukkan performa yang mengesankan di sektor transportasi. Dengan berbagai pencapaian di segmen taksi dan non-taksi, investor semakin tertarik dengan potensi saham ini. Namun, pertanyaannya: apakah saat ini waktu yang tepat untuk membeli saham BIRD? Mari kita kupas lebih dalam.

Kinerja Keuangan: Peningkatan Pendapatan yang Konsisten

Hasil kuartal ketiga 2024 (3Q24) mencatat lonjakan pendapatan Blue Bird menjadi Rp1,34 triliun, naik 10,7% secara kuartalan (QoQ) dan 17,5% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan kinerja segmen taksi dan non-taksi, masing-masing sebesar Rp896 miliar (+2,4% QoQ, +5,8% YoY) dan Rp455 miliar (+30,6% QoQ, +48,0% YoY).

Segmen non-taksi menjadi motor penggerak utama, terutama melalui ekspansi agresif pada layanan Golden Bird dan Big Bird. Armada Golden Bird bertambah signifikan, sementara rute baru Big Bird meningkatkan pendapatan. Hasilnya, laba kotor naik menjadi Rp441 miliar (+12,2% QoQ, +21,8% YoY), laba operasi tumbuh menjadi Rp186 miliar (+17,7% QoQ, +41,9% YoY), dan laba bersih mencapai Rp176 miliar (+18,1% QoQ, +69,2% YoY).

Kinerja Cumulatif 9M24: Tren Positif Berlanjut

Secara kumulatif, pendapatan BIRD untuk periode 9 bulan pertama 2024 mencapai Rp3,71 triliun (+13,4% YoY). Pendapatan segmen taksi naik menjadi Rp2,6 triliun (+7,4% YoY), sementara segmen non-taksi melonjak 30% YoY menjadi Rp1,11 triliun.

Peningkatan utilization rate (79,9% pada 9M24 vs 77,9% pada 9M23) dan pengembangan skema harga dinamis menjadi pendorong utama pertumbuhan segmen taksi. Di sisi lain, ekspansi layanan shuttle di Balikpapan mendukung mobilitas terkait pembangunan ibu kota baru Indonesia.

Kinerja Operasional: Armada Bertambah, Pendapatan Meningkat

Blue Bird menutup 3Q24 dengan total armada sebanyak 23.500 kendaraan, bertambah 400 unit dibandingkan kuartal sebelumnya. Jumlah rata-rata armada yang beroperasi per hari meningkat menjadi 12.986 unit. Yang menarik, rata-rata pendapatan per kendaraan (ARPV) mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun ini di angka Rp728 ribu, naik 2% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Rencana Ekspansi Armada ke Kendaraan Listrik

Ke depan, Blue Bird berencana memperluas armada kendaraan listrik (EV) mereka, menargetkan 3% armada berbasis EV pada 2024 dan 20% pada 2030. Saat ini, EV baru mencakup 1% dari total armada sekitar 23.000 kendaraan. Namun, kehadiran pabrik BYD Co. di Indonesia pada 2026 diharapkan memangkas biaya EV secara signifikan, memungkinkan adopsi lebih luas.

Blue Bird telah memelopori penggunaan taksi listrik sejak 2019, menjadikan BYD sebagai pemasok utama mereka. Meski harga EV masih sekitar 3,5 kali lipat lebih mahal dibandingkan kendaraan konvensional, perusahaan optimis terhadap masa depan mobilitas berkelanjutan.

Dampak Subsidi BBM terhadap Keuntungan

Pemerintah tengah merancang regulasi baru yang memastikan kendaraan berpelat kuning, termasuk taksi, tetap dapat menikmati subsidi BBM seperti Solar dan Pertalite. Kebijakan ini tidak hanya menjaga biaya transportasi tetap terjangkau, tetapi juga memberikan Blue Bird keunggulan kompetitif dalam hal harga dibandingkan operator ride-hailing.

Valuasi dan Rekomendasi: Apakah Saatnya Membeli Saham BIRD?

Kami meng-upgrade rekomendasi menjadi BUY dengan target harga Rp2.310 per saham. Penurunan harga saham baru-baru ini memberikan potensi kenaikan yang menarik. Valuasi BIRD menggunakan rasio EV/EBITDA FY25 sebesar 4,88x, lebih rendah dibandingkan rata-rata 5 tahun sebesar 5,1x dan lebih murah dibandingkan rata-rata EV/EBITDA negara maju di angka 6,2x.

Kami optimis terhadap kinerja BIRD di masa depan, didukung oleh pemulihan daya beli, potensi peningkatan mobilitas saat musim hujan, dan keberlanjutan subsidi BBM untuk taksi. Namun, risiko tetap ada, seperti meningkatnya persaingan dari ride-hailing, penghapusan subsidi BBM untuk taksi, serta pemulihan daya beli yang lebih lambat dari perkiraan.

Kesimpulan: Blue Bird Tetap Terbang Tinggi

Blue Bird telah membuktikan diri sebagai pemimpin yang adaptif dan inovatif di sektor transportasi Indonesia. Dengan kinerja keuangan yang solid, ekspansi strategis, dan prospek masa depan yang cerah, saham BIRD layak dipertimbangkan sebagai investasi. Jadi, bagaimana menurut Anda? Apakah saat ini waktunya untuk ikut terbang bersama Blue Bird?

Sumber analisa ((Blue Bird))

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x