Berita Korporasi

Analisis Laba ASII 2025: Siapa Jagoan, Siapa Loyo? Saham ASII & UNTR

Astra International, kode saham ASII, baru aja merilis laporan keuangannya buat tahun buku 2025. Gimana performanya? Laba bersih tercatat Rp32,8 triliun, turun tipis -3% YoY. Tapi, tenang aja, hasil ini udah sesuai ekspektasi konsensus pasar kok, sekitar 102% dari estimasi mereka. Penasaran siapa yang jadi penopang dan siapa yang bikin PR? Yuk, kita bedah bareng!

Laba Bersih ASII 2025: Tetep Ngegas, Walau Ada Rem!

Kuartal keempat 2025, ASII berhasil kantongin laba bersih Rp8,3 triliun, naik +3% YoY tapi agak melambat -7% QoQ. Secara keseluruhan tahun, angka Rp32,8 triliun itu menunjukkan kalau Astra masih tetep strong, walau ada beberapa segmen yang jadi beban.

Jasa Keuangan: Bintangnya ASII, Cuan Terus!

Segmen ‘financial services’ ini bener-bener jadi primadona! Laba bersihnya tumbuh konsisten, bahkan dalam 3 tahun terakhir CAGR-nya +14%. Di 2025, laba segmen ini naik +9% YoY, dan sekarang udah menyumbang sekitar ~27% dari total laba bersih ASII (naik dari ~21% di 2022). Kenaikan ini didorong sama pembiayaan konsumen baru yang naik +5% YoY, terutama dari permintaan pembiayaan multiguna yang gaspol.
Sementara itu, segmen ‘automotive & mobility’ laba bersihnya stabil di Rp11,4 triliun. Meskipun penjualan mobil nasional turun -7% YoY, bisnis komponen dan motor berhasil jadi penyelamat, bikin segmen ini anti goyang.

UNTR (Heavy Equipment): Ada Cuan, Ada Pula Penurunan!

Anak usaha ASII, United Tractors (UNTR), laba bersihnya di 2025 mencatat Rp14,8 triliun, turun -24% YoY. Angka ini di bawah ekspektasi konsensus. Penurunan ini salah satunya gara-gara ada kerugian penurunan nilai investasi di PT Supreme Energy Rantau Dedap sebesar Rp866,1 miliar. Kalo kerugian itu diabaikan pun, laba bersih UNTR masih turun -20% YoY.

Laba UNTR Tertekan, Tapi Ada Harapan dari Emas

Meski segmen alat berat, kontraktor pertambangan, dan batu bara lagi lesu, segmen ‘emas dan mineral lainnya’ di UNTR justru jadi penyelamat! Laba bersihnya tumbuh +79% YoY di 2025. Ini nunjukkin kalau diversifikasi bisnis itu penting banget.

Bisnis Non-Inti: Diam-diam Menghanyutkan, Nambah Cuan ASII!

Segmen-segmen di luar bisnis inti ASII ini auto bikin kaget! Mereka mencatat pertumbuhan laba bersih di atas +20% YoY selama 2025.

  • Segmen ‘property’ jadi yang paling ngebut, naik +224% YoY. Ini berkat akuisisi aset pergudangan industri baru dan pembukuan negative goodwill dari akuisisi Mega Manunggal Property (MMLP).
  • Bisnis ‘agri’ didorong kenaikan harga jual CPO (+11% YoY).
  • Sedangkan ‘infra & logistics’ makin cuan berkat kenaikan pendapatan tol harian (+8% YoY).

Kontribusi laba dari segmen non-inti ini sekarang mencapai ~10% dari total laba bersih ASII (naik dari ~7% di 2024). Ngeri gak tuh, mereka jadi kontributor laba yang makin signifikan!

Jadi, meskipun ada tantangan di segmen tertentu, ASII berhasil nunjukkin ketahanan dan potensi pertumbuhan dari diversifikasi bisnisnya. Tetep menarik buat dianalisis lebih lanjut nih!

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x