Catatan Jamet

Anomali di Pasar Obligasi – Inversi Yield SBN

Ada satu indikator ekonomi yang minggu lalu rame dibahas orang-orang pasar modal dan ini katanya sinyal kalau pemerintah lagi kepepet soal duit Dari total utang pemerintah yang hampir 10 ribu triliun sekitar 8.700 triliunnya itu didapat dari pasar obligasi mekanismenya pemerintah nerbitin obligasi: SBN (surat berharga negara) kalo lu atau investor asing atau siapapun beli artinya lu pinjemin duit ke pemerintah nanti pas jatuh tempo duit lu dibalikin plus bunga alias yield imbal hasil Harusnya sih makin lama lu minjemin duit makin gede rate bunganya per tahun ini contoh obligasi Malaysia China juga polanya sama Masuk akal semua data2 ini gw ambil per 8 juni ya Indonesia? malah kebalik fokus ke titik biru yg orange dan hijau itu data sebulan dan setahun lalu pas masih lumayan normal Yield SBN 1 tahun lebih tinggi daripada SBN 20 tahun Ini yang namanya Inverted Yield Curve Artinya Kalo lu investor ngapain beli obligasi 20 tahun Duit cairnya lama Bunganya malah lebih kecil Mending yang 1 tahun ya kan Nah pertanyaannya Kenapa pemerintah sampai harus ngasih bunga tinggi buat utang jangka pendek seperti biasa, semua berdasarkan supply dan demand Market ngeliat pemerintah lagi butuh duit cepet Ibarat orang lagi tanggal tua dompet kosong terus pinjem duit dulu buat kebutuhan harian ini kayak pinjaman darurat untuk cash flow pemerintah yg lagi kepepet lucunya rakyat dibawah juga banyak yg lagi begitu penghasilan nggak cukup Daya beli seret ngutang dah Transaksi pinjol naik 4x lipat dalam 3 tahun terakhir NPL (kredit macet) naik 2x Pemerintah nambah utang untuk mencegah defisit melebar setiap tahun butuh 600 triliun lebih cuma untuk bayar bunga utangnya aja jadi di level rakyat dan di level pemerintah cash flow sama-sama lagi keteken inversinya bukan cuma di yield obligasi tapi juga di kehidupan nyata Sekarang pemerintah masih bisa nahan situasi pake jurus2 sulap likuiditas Ada intervensi pake SAL (Sisa Anggaran Lebih) Ada Bank Indonesia uang diputar-putar di dalam negeri pakai SRBI Tapi sampai kapan? Solusi yang Masuk Akal selain normalisasi yield SBN pemerintah juga harus ngerem defisit dan pengeluaran negara yang gak prioritas terbuka dan fokus penanganan masalah riil sektor usaha dan daya beli masyarakat Pemerintah bisa aja pencitraan terus bilang ekonomi bagus ga ada masalah tapi market dan fakta di lapangan makin sulit dibohongin Kalo duit dalam negeri terus diputer buat nutup kebutuhan pemerintah sementara sektor usaha dan masyarakat makin kering yang tertekan bukan cuma rupiah ekonomi riil juga ikut ambyar Tapi ya semoga aja nggak kejadian Karena kalau negara bangkrut porto kita juga nggak ada yang selamat, bang

0 0 votes
Post Rating
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x