KDTN (Puri Sentul Permai) Mau Jadi Holding Tambang? Intip Gercep Transformasinya!
Eh, lu udah denger belum nih kabar dari KDTN? Puri Sentul Permai yang selama ini kita kenal sebagai emiten perhotelan, lagi siap-siap buat banting setir. Bukan cuma banting setir biasa, tapi mau gaspol jadi holding company di sektor penunjang pertambangan, gaes! Ini bukan kaleng-kaleng, bro. Ada manuver gede yang lagi disiapin KDTN biar auto cuan dari sektor yang beda.
Ruby Mining Hongkong Ltd. Ambil Alih KDTN?
Oke, pertama nih, ada info krusial soal kepemilikan. Kabarnya, Ruby Mining Hongkong Ltd. bakal ngambil alih 86% saham KDTN dari tiga pengendali lama. Jadi, dari sini aja udah kelihatan kan, ada arah baru yang mau dituju KDTN? Yup, fokusnya nanti bukan lagi di hotel-hotel, tapi lebih ke sektor tambang yang lagi naik daun. Ini langkah awal yang bikin kita penasaran banget.
Aset Hotel Dilepas, Bidik Sherman Mineral Indonesia
Nah, buat mewujudkan transformasi ini, KDTN punya dua langkah strategis yang bikin kita mikir, “Wih, mantul juga nih!”
Pelepasan Aset Perhotelan KDTN
- KDTN berencana ngejual semua aset dan bisnis perhotelan mereka ke PT Citra Nusantara Perkasa.
- PT Citra Nusantara Perkasa ini, FYI, itu pihak afiliasi yang dikendaliin sama pengendali lama KDTN.
- Nilai transaksinya? Lumayan banget, sekitar Rp113,5 Miliar. Cuan buat KDTN dari penjualan aset ini bisa jadi modal awal buat ekspansi di sektor baru.
Akuisisi PT Sherman Mineral Indonesia
- Setelah lepasin aset hotel, KDTN langsung tancap gas buat akuisisi 99% saham PT Sherman Mineral Indonesia.
- Target akuisisinya ini senilai Rp93,1 Miliar dari pihak non-afiliasi. Artinya, ini pure bisnis baru yang prospektif.
- Kenapa Sherman Mineral Indonesia? Karena perusahaan ini bergerak di perdagangan besar dan kegiatan penunjang pertambangan, pas banget sama visi baru KDTN!
Potensi Cuan dari Sherman Mineral: Proyeksi Pendapatan Meroket
Eits, jangan salah, PT Sherman Mineral Indonesia ini bukan kaleng-kaleng, bro. Proyeksi performa keuangannya bikin mata melek dan punya potensi cuan yang aduhai:
- Pendapatan di 2025 diprediksi meroket sampai Rp304,8 Miliar. Bandingin aja sama 2024 yang cuma di Rp14,3 Miliar. Ini auto naik gila-gilaan kan?
- Laba Bersih di 2025 juga diperkirakan tembus Rp9,6 Miliar, naik signifikan dari Rp5,3 Miliar di 2024.
Angka-angka ini nunjukkin kalau KDTN kayaknya serius banget mau jadi pemain kunci di sektor penunjang pertambangan.
Keputusan Akhir di RUPSLB KDTN
Semua rencana heboh ini, dari divestasi aset sampai akuisisi, bakal dibahas tuntas di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) KDTN. Catat tanggalnya: 22 Juni 2026. Jadi, buat lu para investor yang ngikutin gerak-gerik KDTN, pantengin terus ya update-nya. Ini bisa jadi awal era baru buat KDTN di dunia pertambangan!

