Surya Semesta Internusa (SSIA) Targetkan Pendapatan 6 Triliun Rupiah pada 2025
Mencapai Target Ambisius di Tengah Tantangan
Dalam wawancara terbaru, Erlin Budiman, Vice President of Investor Relations & Corporate Communications dari Surya Semesta Internusa (SSIA), mengungkapkan bahwa perusahaan menargetkan pendapatan sebesar 6 triliun rupiah pada tahun 2025. Target ini sedikit lebih rendah dibandingkan dengan target pendapatan untuk tahun 2024 yang ditetapkan sebesar 6,3 triliun rupiah.
Optimisme di Tengah Proses Renovasi
Meskipun menyadari adanya tantangan, terutama dalam segmen perhotelan, di mana Hotel Melia Bali yang berkontribusi signifikan tengah direnovasi dan ditutup hingga 2026, Erlin percaya bahwa optimisme tetap harus dijaga. “Kami yakin dapat memenuhi target pendapatan tahun 2024 karena BYD akan merampungkan akuisisi lahan industri seluas 108 hektare di Subang Smartpolitan pada Desember 2024,” ungkapnya.
Langkah Strategis untuk Meningkatkan Laba
Dalam paparannya, Erlin juga menuturkan bahwa mereka menargetkan laba bersih sebesar 400 miliar rupiah pada 2025, meningkat dibandingkan target tahun 2024 yang sebesar 300 miliar rupiah. Langkah-langkah strategis ini akan diambil untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, meskipun adanya proses renovasi yang sedang berlangsung.
Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan
Dengan latar belakang yang dinamis dalam industri ini, fokus pada pertumbuhan berkelanjutan sangat penting. Apakah Anda siap untuk melihat bagaimana Surya Semesta Internusa akan mengatasi tantangan ini? Terus ikuti perkembangan terbaru mengenai perusahaan ini dan strategi mereka menuju masa depan yang lebih cerah.
Komentar dan Diskusi
Apakah pendapat Anda tentang proyeksi pendapatan SSIA dan strategi mereka di tahun mendatang? Mari kita diskusikan di komentar di bawah!
Untuk informasi lebih lanjut mengenai berita terbaru dan perkembangan dalam industri, jangan ragu untuk mengunjungi artikel terkait di Bisnis.com.

